loader

#WJxSarongge

[[{"type":"media","view_mode":"media_large","fid":"542","attributes":{"alt":"","class":"media-image","height":"480","style":"font-size: 14.7679996490479px; line-height: 22.1520004272461px; display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;","width":"480"}}]]

Di Desa Sarongge, Kabupaten Cianjur, pertanian merupakan sumber penghasilan utama para penduduknya. Para suami bertindak sebagai pencari nafkah utama dalam keluarga, sementara sebagian besar para ibu bekerja menjadi buruh tani atau membuka warung di rumah. Walaupun begitu, penghasilan keduanya belum bisa sepenuhnya mencukupi kebutuhan rumah tangga. Satu keluarga rata-rata menghasilkan Rp 30.000-35.000 per hari.

Angka putus sekolah di Sarongge juga cukup tinggi, dari survey yang kami lakukan, 25 dari 50 orang berhasil menyelesaikan Sekolah Dasar, hanya 7 di antaranya yang melanjutkan sampai tingkat menengah, dan tidak ada yang melanjutkan ke tingkat akhir.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga mereka, keahlian untuk memberikan nilai tambah terhadap sumber daya alam di sekitarnya akan menjadi hal yang sangat penting bermanfaat oleh penduduk desa Sarongge.

[[{"type":"media","view_mode":"media_large","fid":"544","attributes":{"alt":"","class":"media-image","height":"305","style":"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;","width":"480"}}]]

 

Sebuah non-profit bernama Green Initiative Foundation (GIF) memahami permasalahan tersebut dan membimbing para Ibu di Desa Sarongge melalui berbagai pelatihan, salah satunya adalah dengan mengolah sereh dan kopi menjadi sabun. Dengan menggunakan bahan baku dari hasil ladang sendiri, para ibu di Desa Sarongge diajarkan keahlian untuk memproduksi sabun alami. 

[[{"type":"media","view_mode":"media_large","fid":"543","attributes":{"alt":"","class":"media-image","height":"414","style":"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;","width":"312"}}]]

Ibu Entin Kartini (44), misalnya, adalah satu dari para ibu di desa Sarongge yang ikut mengolah sereh dan kopi menjadi sabun. Ibu dari lima orang anak ini bertanggung jawab sebagai salah satu ketua kelompok dalam proses pelatihan.

[[{"type":"media","view_mode":"media_large","fid":"545","attributes":{"alt":"","class":"media-image","height":"354","style":"display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;","width":"480"}}]]

 

Setelah berhasil mengajarkan keahlian tersebut, GIF menggandeng Wangsa Jelita untuk melakukan supervisi terhadap formulasi. Setelah berhasil memproduksi sabun alami yang memenuhi konsep natural yang diusung Wangsa Jelita, Wangsa Jelita juga turut menyiapkan para Ibu di Komunitas Sarongge menjadi komunitas yang berbasis bisnis dan mandiri. Wangsa Jelita membantu membukakan akses pemasaran, terutama untuk para peminat produk natural dan organik.

Mengapa crowdfund?

Wangsa Jelita percaya bahwa bisnis adalah alat yang powerful untuk menyelesaikan masalah yang ada di masyrakat secara berkelanjutan. Demi membangun sebuah komunitas yang berbasis bisnis dan mandiri, Wangsa Jelita dan GIF sepakat untuk melakukan penggalangan dana guna membantu meningkatkan kapasitas produksi Sarongge.

Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk

  • membeli peralatan yang membantu efektivitas proses produksi (alat penyulingan minyak sereh)
  • menyediakan paket hadiah untuk donatur
  • membuat skema kampanye yang mempromosikan hasil karya komunitas Sarongge
  • biaya operasional proyek

Bagaimana untuk ikut berpartisipasi?

Kamu dapat berpartisipasi dengan cara,

  • berdonasi melalui kitabisa.com/wjxsarongge
  • menyebarkan kabar mengenai penggalangan dana ini ke lingkungan sekitarmu.

Dukunganmu dalam meningkatkan perhatian dan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan komunitas yang mandiri, sangat berarti bagi kami. Sebagai tanda terima kasih kami:

  • Untuk 10 donasi pertama senilai Rp 75.000, donatur akan mendapatkan gift box dan notes, serta satu buah sabun sereh hasil para Ibu di desa Sarongge
  • Untuk 10 donasi pertama senilai Rp 100.000, donatur akan mendapatkan gift box dan notes, serta satu buah sabun kopi hasil para Ibu di desa Sarongge
  • Untuk donasi senilai Rp 100.000 atau lebih, donatur akan mendapatkan gift box dan notes, serta satu buah sabun sereh hasil para Ibu di desa Sarongge
  • Untuk donasi senilai Rp 125.000 atau lebih, donatur akan mendapatkan gift box dan notes, serta satu buah sabun kopi hasil para Ibu di desa Sarongge
  • Untuk donasi senilai Rp 200.000 atau lebih, donatur akan mendapatkan gift box dan notes, satu buah sabun sereh, dan satu buah sabun kopi hasil para Ibu di desa Sarongge
  • Untuk donasi senilai Rp 500.000 atau lebih, donatur akan mendapatkan gift box dan notes, souvenir WjxSarongge, satu buah sabun sereh, dan satu buah sabun kopi hasil para Ibu di desa Sarongge
  • Untuk donasi senilai Rp 5.000.000 atau lebih, donatur akan mendapatkan gift box dan notes, souvenir WjxSarongge, satu buah sabun sereh, dan satu buah sabun kopi hasil para Ibu di desa Sarongge, serta paket wisata untuk Sarongge untuk 5 orang Detail lebih lanjut dan donasi dapat dilakukan di kitabisa.com/Sarongge